Disiplin

Akhir-akhir ini, saya sering bermasalah dengan disiplin.

Saya tidak ingin menyalahkan hal-hal yang memang sejak bulan Februari (sempat) membuat saya (dan keluarga) down. Kalau memang itu rencana Tuhan, saya cuma bisa berdoa dan mengusahakan yang terbaik. Tuhan tidak pernah salah. Kita saja yang selalu mencari pembenaran.

Entah karena stres atau faktor lainnya, saya merasa cukup keteteran di semester IV. Ada saat-saat tertentu di mana saya betul-betul hopeless. Motivasi diri kurang. Kalau sudah begitu, maunya tidur terus. Jeleknya lagi, dilampiaskan ke makanan. Terkadang malah berimbas ke cucian. Terbengkalai. Tau-tau “hutang” cucian sudah menggunung (saya bahkan pernah kelimpungan karena stok pakaian dalam yang mulai menipis).

Saya setiap hari berdoa. Tapi, kok, rasanya ada yang kurang, ya? Rasanya masih kurang dekat gitu sama Yang Di Atas. Saya bahkan pernah dengan tololnya sudah bangun subuh-subuh, cuma mematikan alarm, liat jam, lalu tidur lagi. Shalatnya lewat.

Sedih. Terkadang saya pengen memukuli diri saya sendiri. Tapi, ya, mau gimana? Kesalahannya dari diri saya sendiri, kok.

Hhh… saya jadi iri dengan seseorang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s